Memahami Pengertian PAUD Agar Tidak Salah Kaprah

PAUD MPA Daycare

Suatu ketika, seorang Ibu bertanya kepada sesama Ibu lainnya: "Bunda, kalau putra atau putrinya sudah selesai PAUD, mau lanjut ke TK mana?"

Pertanyaan seperti di atas sekaligus menjadi sebuah bukti nyata betapa pengertian PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) sejatinya belum dipahami secara benar. Baru di tingkat pengertian saja, sudah terjadi bias, belum lagi di level substansial dan kegiatan-kegiatan penting yang relevan dalam PAUD. Kesalahpahaman, atau mungkin lebih tepatnya kekurangpahaman mengenai pengertian PAUD tentu saja perlu kita luruskan bersama.

PAUD adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

Beberapa kata kunci bisa kita kumpulkan dari batasan PAUD di atas, yaitu: pembinaan, anak usia 0-6 tahun, rangsangan (atau stimulus), tumbuh kembang, jasmani dan rohani.

Sejumlah kata kunci tersebut di atas menjadi penentu karakteristik PAUD yang kemudian menjadi penjelas pengertiannya agar tidak bias pada pemaknaan yang lain.

Bagaimana dengan TK (Taman Kanak Kanak)?

TK sebenarnya adalah bagian dari PAUD. Bisa dikatakan, PAUD itu adalah rumah besar tempat bernaungnya semua jenis layanan pendidikan anak usia dini.

  1. PBK (PAUD Berbasis Keluarga);
  2. KB (Kelompok Bermain);
  3. TPA (Taman Penitipan Anak);
  4. TK (Taman Kanak-Kanak) atau RA (Raudatul Atfal); dan
  5. SPS (Satuan PAUD Sejenis).

Masing-masing jenis layanan di atas sering disebut juga dengan istilah Satuan PAUD.

Satuan PAUD PBK, merupakan layanan PAUD yang diselenggarakan di keluarga. Fasilitasi PAUD berbasis keluarga dapat dilakukan melalui program pendidikan keorangtuaan (parenting education).

Satuan PAUD KB (Kelompok Berman), sering disebut juga PG (Play Group), adalah layanan PAUD yang diselenggarakan untuk anak usia 2 sampai dengan 4 tahun, atau bisa berlanjut sampai dengan 6 tahun jika di tempat tersebut belum tersedia layanan TK. 

Satuan PAUD TPA (Taman Penitipan Anak), adalah layanan PAUD yang diselenggarakan di lokasi yang terintegrasi dengan penitipan anak (daycare) pada kelompok usia 3 bulan sampai dengan 6 tahun.

Satuan PAUD TK, atau Satuan PAUD RA, adalah layanan PAUD yang diselenggarakan pada anak usia 4 sampai dengan 6 tahun. Salah satu hal yang membedakan antara TK dan RA adalah, anak-anak TK bisa berasal dari kalangan muslim maupun nonmuslim, sementara RA khusus anak-anak muslim. Selain itu, afiliasi organisasi TK adalah Kementerian Pendidikan, sementara RA berafiliasi ke Kementerian Agama. 

Satuan PAUD Sejenis (SPS), adalah bentuk-bentuk layanan PAUD lainnya yang penyelenggaraannya dapat diinterintegrasikan dengan berbagai layanan anak usia dini yang ada di masyarakat seperti Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu), BKB (Bina Keluarga Balita), TPQ (Taman Pendidikan Al-Qur’an), TAPAS (Taman Pendidikan Anak Soleh), SPAS (Sanggar Pendidikan Anak Soleh), dan lain sebagainya, termasuk semua kelompok layanan anak usia dini yang berada di bawah binaan organisasi wanita/organisasi kemasyarakatan.

Demikian penjelasan singkat mengenai pengertian PAUD. Mudah-mudahan penjelasan di atas bisa bermanfaat, khususnya dalam meluruskan pemahaman tentang PAUD yang berkembang di masyarakat. (dr. La Ode Ahmad)

Posting Komentar untuk "Memahami Pengertian PAUD Agar Tidak Salah Kaprah"